Latest Post

Aliexpress, Pesaing eBay Asal China Amazon.com, dari Toko Buku Menjadi Supermarket eBay, Pasar Online Terbesar di Dunia HobbyKing, Surga bagi Para Pecinta Radio Control “Limited Account” PayPal

Sebagai shopper online, banyak dari kita yang telah mengetahui webstore Amazon.com. Namun, berapa banyak dari Anda yang mengetahui sejarah Amazon.com?

Untuk menjawab rasa penasaran para pelanggan KawanBelanja, pada tulisan kali ini, kami akan mengulas sejarah Amazon.com.

Tampilan halaman depan Amazon.com

Amazon didirikan pada Juli 1994 oleh Jeff Bezos yang sebelumnya merupakan perusahaan korporasi Cadabra. Perusahaan Cadabra berganti nama setelah sungai Amazon dinobatkan sebagai salah satu sungai terbesar di dunia, dimana nama Amazon sendiri sebenarnya merupakan prajurit perempuan legendaris dalam mitologi Yunani.

Amazon memiliki situs retail terpisah di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Spanyol, Brazil, Jepang dan China, serta melayani pengiriman Internasional ke negara-negara tertentu. Amazon juga akan meluncurkan situs di Polandia, Belanda dan Swedia.

Perusahaan ini didirikan karena didorong oleh apa yang disebut oleh pendirinya, Bezos sebagai “penyesalan terhadap kerangka minimalisasi” dimana Bezos tidak ingin menyesal terhadap boomingnya internet pada waktu itu, sehingga Ia meninggalkan pekerjaannya sebagai Vice President di DE Shaw, sebuah perusahaan Wall Street, dan kemudian pindah ke Seattle untuk merintis apa yang kemudian akan menjadi Amazon.com.

Setelah membaca sebuah laporan bisnis tentang masa depan internet yang memproyeksikan pertumbuhan tahunan web perdagangan sebesar 2.300 %, Bezos membuat daftar 20 produk yang bisa dipasarkan secara online. Kemudian, Ia mempersempitnya lagi menjadi hanya 5 produk yang prospektif, termasuk di dalamnya : compact disc, perangkat keras dan perangkat lunak komputer, video dan buku. Bezos akhirnya memutuskan bahwa bisnis barunya akan menjual buku secara online, karena permintaan yang besar tentang sastra di seluruh dunia, murahnya harga buku, maka berdirilah Amazon di garasi Bezos di Belleuve, Washington yang menjual buku-buku cetak yang tersedia pada saat itu.

Dalam dua bulan pertama, Amazon telah menjual buku ke 50 negara bagian AS dan 45 negara di dunia. Dalam waktu 2 bulan, penjualan Amazon naik sampai USD 20.000 / minggu, sementara toko buku konvensional hanya dapat menawarkan 200.000 judul buku, toko buku online dapat menawarkannya beberapa kali lipat, karena jumlah orang di dunia maya jauh lebih besar. Bezos ingin nama perusahaannya diawali dengan huruf abjad “A” sehingga muncul lebih awal dalam urutan abjad. Ia melihat kamus dan menemukan kata Amazon sebagai tempat yang eksotis dan berbeda, dimana Amazon adalah salah satu sungai terbesar di dunia, seperti harapan Bezos yang akan menjadikan perusahaannya menjadi besar. Sejak tahun 2000, logo Amazon adalah sebuah arah panah yang mengarah dari A sampai Z.

Leave a Reply

Your email address will not be published.